Sejarah Lembang

Lembang  Rantedada berasal dari dua kata yang diambil dari neme Tongkonan Rante dan Tongkonan Dada  yang disatukan menjadi Rantedada. Pada awalnya lembang rantedada bagian wilayah dari kelurahan Tampo Simbuang yang dipimpin oleh Kepala Kampung ( Dusun ) Yang bernama Yohanis Manda. Tahun 1993 Kelurahan Tampo Simbuang dimekarkan  menjadi Kelurahan Tampo dan Kelurahan Simbuang Tando – Tando, Selanjutnya pada Tahun 1997 Kelurahan Tampo dimekarkan lagi menjadi Lembang Rantedada, Lembang Pa’tengko dan Kelurahan Tampo. Setelah pemekaran Lembang Rantedada dipimpin oleh Petrus Rombo hingga Tahun 2002, namun pada tahun 2002 Lembang Rantedada bergabung lagi dengan Kelurahan Tampo menjadi Lembang Tampo yang dipimpin oleh Petrus Palalunan, pada tahun 2004 kembali dimekarkan dan Lembang Rantedada tetap dipimpin oleh Petrus Palalunan sampai tahun 2007. Pada tahun 2007 sampai tahun 2011 dipimpin oleh B. Lolo Manga’, tahun 2011 sampai tahun 2013 dipimpin pelaksana tugas sampai November 2013, pada tahun 2013 diadakan pemilihan Kepala Lembang yang dimenangkan oleh Petrus Palalunan dan memimpin Rantedada hingga 2019, Pada bulan November tahun 2019 diadakan Pemilihan Kepala Lembang dan yang terpilih menjadi Kepala Lembang Rantedada yaitu Abdul Asis, S.Pd.I dan mempimpin pemerintahan Lembang Rantedada pada saat ini